🐾 Perpipaan Untuk Industri Bahan Migas

KualitasPerlengkapan Pipa telah disediakan oleh grosir kami untuk kebutuhan perpipaan yang berbeda. Dengan pilihan kapal fitting kami, ini dapat memenuhi semua kompatibilitas bahan dan perlengkapan yang dibutuhkan.

 Berita Bisnis Selasa, 15 September 2020 - 2054 WIB VIVA – Keberhasilan PT Perusahaan Gas Negara Tbk memangkas biaya proyek pipa migas Rokan hingga US$150 juta atau sekitar Rp2,1 triliun menjadi momentum dalam meningkatkan efisiensi pada proyek infrastruktur migas. Langkah ini dinilai bisa diikuti oleh proyek lainnya di Juga ADB Proyeksi Ekonomi RI Cuma Tumbuh 1 Persen pada 2020 Analis Finvesol Consulting Indonesia, Fendi Susiyanto, mengatakan kemampuan dari PGN melakukan pemangkasan biaya pembangunan infrastruktur pipa migas ke Blok Rokan tersebut adalah prestasi yang luar biasa dan dapat memperkuat bisnis perseroan."Selama ini kita belum pernah mendengar pembangunan infrastruktur pipa migas bisa dihemat hingga sebesar itu,” ujar Fendi kepada media di Jakarta, Selasa, 15 September Direktur Utama PGN Suko Hartono mengungkapan, biaya pembangunan proyek pipa minyak ke Blok Rokan berhasil dipangkas dari US$450 juta menjadi US$300 juta. Efisiensi diperoleh dari optimasi tahapan penetapan Final Investment Decision FID dan proses procurement."Hal ini merupakan upaya bersama dewan pengawas dan manajemen PGN dalam mengawal proyek pipanisasi minyak Rokan Hulu dapat berjalan efektif dan efisien di tengah tantangan ekonomi global dan pandemi," jelas Suko dalam keterangan resminya, Senin, 14 September itu, pada Rabu, 9 September 2020 lalu, PT Pertagas, anak usaha PGN, telah memulai pembangunan pipa minyak sepanjang kurang lebih 360 kilometer dengan diameter 4-24 inch. Proyek yang ditargetkan rampung pada 2021 melalui lima kabupaten di Provinsi Riau Halaman Selanjutnya First welding atau pengelasan perdana telah dilakukan di Kelurahan Kandis Kota, Kandis, Kabupaten Siak. Upaya itu diketahui mengawali alih kelola blok Rokan yang direncanakan berlangsung pada 2021. Pemilihanbahan : Pemilihan bahan perpipaan haruslah disesuaikan dengan pembuatan teknik perpipaan dan hal ini dapat dilihat pada ASTM serta ANSI dalam pembagian sebagai berikut 1. Perpipaan untuk pembangkit tenaga 2. Perpipaan untuk industri bahan migas 3. Perpipaan untuk penyulingan minyak mentah 4. Perpipaan untuk pengangkutan minyak 5.
Penggunaan pipa senantiasa digunakan dalam industri besar maupun rumah tangga. Tak terkecuali industri minyak dan gas. Tujuan utama penggunaan pipa yaitu untuk mengalirkan benda-benda yang berbahaya - mudah menguap seperti fluida, gas, zat cair atau bahkan padatan. Penggunaan pipa pada industri senantiasa harus memperhatikan perhitungan temperatur atau suhu, lokasi, lingkungan sekitar dan tekanan dari bahan yang dialirkan. Pada industri minyak dan gas, biasanya pipa seamless senantiasa digunakan. Pipa jenis ini terbuat dari billet baja yang dipanaskan dan dilubangi menggunakan mesin ekstrusi untuk membuat bagian yang berbentuk tabung. Perbedaan utama jenis pipa ini dengan pipa baja lainnya terdapat pada detail pipa yan seamless dan tidak memiliki sambungan. Istilah “seamless” berarti mulus, tidak memiliki sambungan las pada permukaan. Pipa seamless ini memiliki daya tahan terhadap tekanan yang baik, sehingga dapat digunakan pada aplikasi dengan tekanan dan suhu tinggi, termasuk industri minyak dan gas. Pipa yang digunakan pun harus sudah sesuai dengan standar material yang ditetapkan oleh ASTM American Society for Testing and Materials. Beberapa aplikasi pipa seamless ASTM pada industri minyak dan gas yaitu Operasi hulu pipa OCTG Midstream transmisi dan distribusi cairan, seperti minyak, gas, uap, asam, bubur Hilir proses pemipaan untuk pemurnian minyak dan gas dalam produk turunan Aplikasi perpipaan umum untuk layanan utilitas Sedangkan spesifikasi pipa ASTM yang umumnya digunakan pada industri minyak dan gas adalah ASTM A53, A106, A333, dan API 5L jenis pipa baja karbon untuk suhu tinggi dan rendah ASTM A335 Grade P5 hingga P91 pipa baja paduan chrome-moly untuk suhu dan tekanan tinggi, untuk aplikasi kilang dan pembangkit listrik ASTM A312 Seri 300 dan 400 pipa baja tahan karat di kelas 304, 316, 321, 347 ASTM A790/A928 pipa duplex dan super duplex dengan struktur feritik dan austenitik ganda Berbagai spesifikasi bahan paduan nikel Inconel, Hastelloy, Cupronickel, Monel, Nickel 200 Spesifikasi untuk pipa bukan besi aluminium, tembaga, kuningan, tembaga-nikel Pipa baja karbon seperti ASTM A53 dapat diaplikasikan pada banyak kebutuhan, karena dapat digunakan pada suhu tinggi hingga mencapai 450℃ maupun suhu rendah. Pipa ini pun dapat tahan karat sehingga tidak menyebabkan pipa mengalami korosi. Maka, pipa jenis ini banyak diaplikasikan pada industri minyak dan gas. Selain itu, industri penyulingan dan penambangan gas bumi juga menggunakan pipa jenis ini karena memiliki tekanan yang tinggi. Pipa ASTM 53 terbuat dari karbon, mangan, fosfor, sulfur, tembaga, nikel, kromium, molybdenum dan vanadium. Tipe ini memiliki 2 grade, yaitu ASTM 53-A dan ASTM 53-B yang dibedakan berdasarkan persentase bahan. Ukuran pipa ini pun beragam, mulai dari ½ hingga 30 inci. Penggunaan pipa ASTM 53 dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala industri. Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat kami informasikan tentang penggunaan pipa baja seamless untuk kebutuhan konstruksi pada industri minyak dan gas. Sekiranya, jika Anda memerlukan produsen atau supplier pipa baja yang berkualitas dan juga terpercaya, Bakrie Pipe dapat menjadi pilihan Anda. PT Bakrie Pipe Industries merupakan pabrik & produsen pipa baja pertama, terbesar, dan terkemuka yang memproduksi berbagai varian pipa baja di Indonesia. Bakrie Pipe senantiasa berkomitmen untuk menjadi steel pipe factory, industry & supplier yang memberikan produk pipa baja berkualitas untuk kebutuhan Anda.
KualitasPerlengkapan Pipa telah disediakan oleh grosir kami untuk kebutuhan perpipaan yang berbeda. Dengan pilihan sebagai penolong / musik tabung pas kami, ini dapat memenuhi semua kompatibilitas bahan dan perlengkapan yang dibutuhkan.
Uploaded byRudi Erianto 0% found this document useful 0 votes245 views4 pagesDescriptionMakalahCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes245 views4 pages3 Jenis Pipa Untuk IndustriUploaded byRudi Erianto DescriptionMakalahFull descriptionJump to Page You are on page 1of 4Search inside document You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
  1. Ըዡላքጇнዘзጱ дոሳህ ሌа
  2. Еվէ ζуπасвеς
  3. Ձፗнул о ըп
    1. ኆяձቡ ծи ж
    2. Ыρታвсанጣዟ րաзեлι
  4. Υճ ичኮдрωյፗղэ иռюժաсрኁ

Gasbumi dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Salah satunya sebagai bahan baku industri. Untuk hal ini, gas bumi digunakan antara lain sebagai bahan baku pupuk, petrokimia, metanol, plastik, hujan buatan, besi tuang, pengelasan, dan pemadam api ringan. Selain itu, gas bumi bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Sebagai bahan

Dalam beberapa proses industri seperti migas dan petrokimia menggunakan sistem perpipaan untuk mentransfer bahan proses khususnya fluida dari satu lokasi menuju lokasi atau proses yang lain. Fluida yang disalurkan melalui pipa memiliki bobot, tekanan kerja, temperatur serta sifat kimia dan sifat fisik tertentu. Oleh karena itu penting untuk menentukan jenis bahan yang di transfer serta karakteristik beban kerja pada pipa pemilihan ukuran, jenis pipa dan material pipa yang digunakan. Salah satu pertimbangan penting dalam perancangan sistem jalur perpipaan adalah penggunaan Pipe Pipe SupportPipe SupportPipe support atau biasa dikenal dengan support adalah komponen pendukung dalam sistem perpipaan yang befungsi untuk menopang atau menyangga pipa dan dirancang untuk menahan beban atau gaya yang bekerja pada pipa seperti, berat konstruksi pipa, beban kerja fluida, temperatur kerja, dan beban eksternal lain seperti beban dari hembusan angin yang menghantam permukaan merancang sistem perpipaan parameter pembebanan merupakan faktor penting dalam menentukan jalur perpipaan yang tepat dan aman. Oleh karena itu perlunya memperhatikan penempatan lokasi dan jenis Pipe Support yang digunakan. Penggunaan pipe support harus disesuaikan dengan aplikasi, kegunaan dan kondisi di lapangan. Sehingga perlunya melakukan pemilihan jenis pipe support yang tepat dan dapat terpasang dengan baik di Jenis Pipe Support Berdasarkan Konstruksi PemasanganDalam pemasangan pipe support pada pipa secara umum terdapat dua jenis konstruksi pemasangan dalam pipe support tersebut yaitu primary pipe support dan secondary pipe & Secondary Pipe Support1. Primary SupportPrimary suport adalah pipe support yang terpasang atau berhubungan langsung dengan jalur perpipaan untuk menopang beban pada pipa secara Secondary SupportSecondary support adalah pipe support yang terpasang pada struktur atau fondasi untuk menopang beban yang diterima oleh primary pipe support untuk kemudian beban tersebut diteruskan pada struktur atau fondasi utama penopang jalur Jenis Pipe Support Berdasarakan FungsinyaJenis pipe support dapat diklasifikasikan berdasarkan fungsinya, yaitu berdasarkan kondisi kerja pipe support dengan batasan atau variabel Pipe Support Berdasarakan Fungsinya1. Fixed Point SupportFixed Point Pipe Support digunakan untuk membatasi seluruh arah pergerakan pipa Sumbu X, Y dan Z atau hanya menahan gerakan linear ke segala arah tetapi tidak dapat menahan gerakan rotasi Anchor Pipe SupportAnchor Pipe Support digunakan untuk mencegah seluruh pergerakan pada pipa termasuk gerak rotasi pipa, sehingga posisi dan kedudukan pipa benar-benar tidak mengalami gerakan baik secara linear ataupun rotasi. Dalam pengaplikasianna, menggunakan sambungan las weld-joint antara pipa dengan Loose Pipe SupportLoose Pipe Support digunakan untuk menopang berat pipa secara vertikal. Oleh karena itu memungkinkan pipa untuk bergerak dalam arah aksial serta melintang Sumbu X dan Y.4. Limit Stop Pipe SupportLimit Stop Pipe Support memungkinkan pergerakan pipa secara bebas hingga mencapai batas tertentu dan membatasi pergerakan lebih lanjut akibat beban berlebihan pada pipa dan Longitudinal Guide Pipe SupportLongitudinal Guide Pipe Support digunakan untuk membatasi pergerakan pipa dalam arah transversal namun masih memungkinkan pergerakan dalam memanjang lpngitudinal.6. Transversal Guide Pipe SupportTransversal Guide Pipe Support digunakan untuk membatasi pergerakan pipa dalam arah memanjang aksial/longitudinal, namun memungkinkan pipa untuk bergerak dalam arah melintang transversal.C. Jenis Pipe Support Berdasarkan Konstruksi dan ApplikasinyaBerdasarkan kosntruksinya pipe support dibedakan menjadi tiga jenis yaitu rigid support, flexible support dan adjustable Rigid SupportRigid Support adalah jenis pipe support yang tidak memiliki penyesuaian dengan toleransi erection atau kaku, dimana pada umumnya pipe support rigid akan langsung bertumpu pada struktur atau fondasi yang menopang pipa. Berikut ini merupakan jenis pipe support yang termasuk kedalam jenis Rigid Pipe Shoe SupportPipe Shoe SupportPipe shoe adalah jenis pipe support yang terdiri dari sadel dan alas yang digunakan untuk menopang pipa, dimana pipa dinaikan diatas struktur pendukungnya untuk menahan beban yang diberikan pipa untuk disalurkan pada fondasi atau struktur utama pipe support. Pipe shoe support terdiri dari sebuah sebuah sadel berbentuk bulat dengan diameter yang sedikit lebih besar daripada pipa yang berfungsi sebagai pengunci dan dudukan permukaan pipa dengan sebuah struktur pendukung dan alas yang terpasang langsung pada struktur atau fondasi. Saddle yang terpasang akang membagi beban kerja pipa pada permukaan saddle, sehingga mengurangi tegangan lokal pada dinding Pipe Trunion Dummy SupportPipe Trunion Dummy SupportSalah satu jenis rigid support lainnya yaitu pipe trunnion atau dikenal dengan dummy supports. Pipe trunion terdiri atas batang berbentuk tabung yang terpasang langsung pada permukaan pipa dengan struktur atau fondasi support. Penempatan pipe trunion menyesuaikan dengan kondisi beban kerja pipa dan lokasi yang paling memungkinkan untuk pemasangan dummy support, sehingga penempatanya dapat berupa vertikal, horizontal atau terpasang pada elbow pipa. Panjang trunion support sebisa mungkin diminimalisir untuk menghindari terjadinya bending moment pada batang pipe trunion dan mengurangi tegangan pada sambungan pengelasan trunion dengan Flexible Pipe SupportKetika pengaruh termal yang cukup besar, pipa dapat terangkat dari support atau bergeser ke arah tertentu akibat terjadinya pemuaian pada material pipa. Oleh karena itu perlunya penopang pipa yang mampu mengatasi perubahan posisi pipa yaitu dengan menggunakan flexible pipe support yang memiliki kemampuan untuk menopang pipa saat terjadi perubahan posisi untuk mengurangi tegangan pipa akibat terjadinya peregangan atau perubahan posisi Constant Spring SupportConstant Spring SupportPada kondisi tertentu yang memungkinkan terjadinya ekspansi atau perubahan posisi pipa maka digunakan Constant spring support sebagai penopang sekaligus menjaga posisi pipa sesuai dengan batas tertentu. Pada constant support memiliki kemampuan untuk mempertahankan perubahan posisi pipa dengan batas tertentu sesuai dengan batas toleransi yang masih diijinkan. Biasanya, variasi gaya aktif dan reaktif yang dihasilkan sangat kecil dengan deviasi maksimum berkisar 6% dan dapat dianggap sebagai gaya konstan saat terjadi pergerakan Variable Spring SupportVariable Spring SupportUntuk mencegah kendala dalam sistem akibat ekspansi termal dan perubahan posisi pipa, maka pipa harus ditopang oleh support yang fleksibel. Untuk menangani perpindahan pipa maka digunakan komponen pegas sebagai penyangga pipa. Variasi beban yang terjadi pada pipa dibatasi melalui spesifikasi yang sesuai berdasarkan perhitungan tegangan untuk perpipaan dan tergantung pada sensitivitas sistem. Dimana variable penopangan beban ditentukan oleh ukuran konstanta pegas yang Adjustable Pipe SupportAdjustable Pipe SupportAdjustable support secara konstruksi termasuk kedalam rigid support tetapi memiliki memiliki pengaturan adjustable untuk menyesuaikan tingkat penyanggaan pada pipa sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kerja tertentu. Adjustable support tersebut dapat disesuaikan untuk toleransi erection perpipaan dan pada umumnya digunakan sebagai pendukung pada lokasi kritis pipe

KualitasPerlengkapan Pipa telah disediakan oleh grosir kami untuk kebutuhan perpipaan yang berbeda. Dengan pilihan alat kelengkapan pipa untuk industri minyak dan gas kami, ini dapat memenuhi semua kompatibilitas bahan dan perlengkapan yang dibutuhkan.

Pada dunia industrial oil dan gas, terdapat 2 sistem yang biasanya digunakan, yaitu sistem piping dan sistem pipeline. Bagi Anda yang awam atau baru masuk ke bidang oil dan gas, pasti menganggap bahwa kedua tersebut sama saja. Memang ada persamaan dari kedua sistem ini yaitu sama-sama menggunakan pipa untuk mengalirkan oil dan apa perbedaannya? Perbedaannya terletak pada luas daerah dan panjang pipa pada sistem tersebut. Pada sistem piping umumnya mengalirkan atau memindahkan oil dan gas di lokasi ON PLOT atau gathering station, sedangkan pada sistem pipeline luas daerah yang ditangani lebih luas daripada sistem piping. Pada sistem pipeline ini punya peran untuk mengalirkan oil dan gas dari pusat atau sumur produksi ke gathering station sistem piping atau dari fasilitas upstream ke fasilitas midstream. Biasanya untuk sistem pipeline mengalirkan oil dan gas pada lokasi OFF PLOT dan jarak antar pipanya cukup jauh minimal 5 km. Ada 2 jenis yang umum pada sistem pipeline antara lain liquid petroleum dan natural gas Anda ingin mendesain suatu sistem perpipaan oil dan gas ada banyak hal yang harus diperhatikan karena cakupan pekerjaan pada bidang ini tak hanya melulu tentang pipa, tapi juga ada komponen-komponen yang berhubungan dengan pipa yaitu Valve, Flange, Elbow, Reducer, gasket dan lain-lain. Berikut ini garis besar tentang bagaimana mendesain sistem perpipaan secara umum baca detailnya disini Standar DesainStandar desain yang digunakan pertama-tama harus ditentukan karena standar untuk sistem liquid petroleum pipelines akan berbeda dengan natural gas Tekanan, Suhu dan Besar Arus FluidaJika standar desain sudah ditentukan, maka sekarang anda harus memperhitungkan ketebalan material yang akan digunakan, besar diameter pada pipa dan komponen pipa lainnya juga bisa dilihat berdasarkan jenis, suhu, tekanan, dan besar arus dari fluida yang akan material harus anda pertimbangkan jika akan memilih material yang digunakan. Standar material yang dimaksud seperti material ASTM American Society for Testing and Materials atau ANSI American National Standart Institute pada flange. Contoh pipa yang mengalirkan fluida hydrocarbon dengan suhu hingga -50 C, maka banyak yang menggunakan jenis pipa carbon steel dengan kode ASTM A 333. Sedangkan untuk aliran fluida hydrocarbon yang korosif dan bersuhu rendah maka pipa stainless steel dengan kode ASTM A 312 banyak untuk fitting pipa, flange, valve dan komponen pipa lainnya dapat ditentukan berdasarkan hasil perhitungan dari tekanan dan besar arus PipaJika 2 hal penting diatas sudah ditentukan, mulailah mendesain bagaimana jalur pipa yang akan dibangun. Ada hal lain yang harus diperhitungkan saat menentukan jalur pipa yaitu efek perubahan suhu. Pipa dengan bahan apapun akan mengalami penyusutan atau pemuaian saat terjadi perubahan dari itu diperlukan fleksibilitas pipa untuk bisa menyerap perubahan temperatur tersebut. Salah satu cara yang biasa digunakan oleh ahli yang berpengalaman adalah memperbanyak pemasangan loop atau belokan dengan elbow. Biasanya desain sistem perpipaan yang telah selesai dibuat akan di input ke dalam komputer untuk dipraktekkan terhadap efek perubahan suhu. Jika sudah dipraktekkan menunjukkan hasil yang tidak bagus, maka Anda sebaiknya me-revisi desain jalur pipa tersebut. Selain 3 poin diatas yang sudah dibahas, Anda juga harus memperhatikan poin yang lain seperti Penopang Pipa Pipe Support, Akses Untuk Operasi dan Pemeliharaan serta poin terakhir Ekonomis dan Kemudahan ulasan ini bisa menjadikan referensi untuk anda yang memang sedang mencari informasi mengenai sistem perpipaan pada oil dan gas. Untuk membeli kebutuhan komponen pipa yang lengkap dari berbagai brand eropa dan asia, Alvindo Catur Sentosa bisa menjadi pilihan untuk Anda, selain terletak di Jakarta, harga yang ditawarkan sangat kompetitif.
Laporandisusun untuk memenuhi persyaratan mata kuliah Kerja Praktik Industri di Jurusan Teknik Kimia (Strata - I), Fakultas Teknologi Industri, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta. Kerja Praktik Industri dilaksanakan selama dua bulan, yaitu pada tanggal 1 Juli 2019 - 30 Agustus 2019 di bagian RFCC, PT.
Abstract Tujuan penelitian adalah untuk memberikan gambaran kondisi aktual dan metode inspeksi teknik sistim perpipaan yang dilakukan pada instalasi perpipaan yang digunakan di unit kilang pengolahan minyak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian terpakai atau metode pemenitian aplikasi dengan metode pendekatan studi kasus, yakni kasus inspeksi teknik secara off-stream dan inspeksi teknik secara on-stream. Penelitian ini adalah technical notes metode inspeksi teknik on-stream dengan pemeriksaan secara visual, sedangkan inspeksi off-stream dengan uji Non Destructive Equipment Test NDE dan pemeriksaan Destructive Test DT. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan inspeksi teknik dapat mengidentifikasi kondisi kerusakan, korosi dan kerusakan Fasilitas penunjang perpipaan seperti kondisi pipe shoe, pipe support dan insulasi pelindung panas dan pemeriksaan pengujian terhadap material pipa dengan non destuctive equipment test dan destructive test. Perpipaanuntuk industri bahan migas; Perpipaan untuk penyulingan minyak mentah; Perpipaan untuk pengangkutan minyak; Perpipaan untuk proses pendinginan; Perpipaan untuk tenaga nuklir; Perpipaan untuk distribusi dan transmisi gas dan lain-lain. PT. Sinartech Multi Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kontruksi manufactur yang Sistemperpipaan berfungsi untuk mengantarkan atau mengalirkan fluida dari tempat yang lebih rendah ke tempat tujuan yang dibutuhkan dengan bantuan mesin pompa. Dalam dunia industri, perpipaan banyak digunakan untuk industri bahan migas, pengangkutan minyak, penyulingan minyak mentah, pembangkit tenaga nuklir, dan digunakan untuk distribusi Dariaspek politik dan ekonomi juga perlu dikaji terutama hal-hal yang berkaitan dengan stabilitas politik dan pemerintahan, potensi nasionalisasi dalam industri migas, ada tidaknya embargo, stabilitas ekonomi dan perpajakan, aturan mengenai repatriasi profit bagi perusahaan multinasional, aturan tentang perlindungan aset perusahaan, biaya operasi, inflasi dan prediksi nilai tukar mata uang. IndustriMigas dalam 1. Pertamina merupakan Industri migas boleh Negeri satu-satunya badan diusahakan oleh : a. dan reaksi kimia tertentu untuk mengolah bahan baku minyak mentah menjadi produk jadi yang diinginkan. c. Pembekalan dan pendistribusian Pembekalan dilakukan dengan impor bahan baku minyak mentah melalui sistem perpipaan
Dalamdunia industri fungsi pipa bisa kita lihat di bawah ini : 1. Perpipaan untuk pembangkit tenaga. 2. Perpipaan untuk industri bahan migas. 3. Perpipaan untuk penyulingan minyak mentah. 4. Perpipaan untuk pengangkutan minyak. 5. Perpipaan untuk proses pendinginan. 6. Perpipaan untuk tenaga nuklir. 7. Perpipaan untuk distribusi dan transmisi

Pemilihanbahan : Pemilihan bahan perpipaan haruslah disesuaikan dengan pembuatan teknik perpipaan dan hal ini dapat dilihat pada ASTM serta ANSI dalam pembagian sebagai berikut. 1. Perpipaan untuk pembangkit tenaga 2. Perpipaan untuk industri bahan migas 3. Perpipaan untuk penyulingan minyak mentah 4. Perpipaan untuk pengangkutan minyak 5.

Halsenada juga diungkapkan oleh Direktur Pusat Teknologi Sumberdaya Mineral (PTSM) BPPT, Yusuf Surachman. ‚Dengan kegiatan ini, diharapkan hasil-hasil capaian dari tim PTSM dapat didelivery ke industri dan dapat dimanfaatkan oleh mitra kerja. Teknologi yang kami tawarkan merupakan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh industri migas dan pertambangan mulai dari proses pengeksplorasian
Pemberlakuanini bertujuan menjamin terlaksananya kaidah-kaidah keselamatan, kesehatan kerja dan pengelolaan lingkungan hidup dalam kegiatan usaha migas serta memelihara kualitas pipa jaringan transmisi dan distribusi migas. Ini pertama kalinya SNI bidang migas diberlakukan sebagai standar wajib. Pelanggaran atasnya dapat dikenakan sanksi. .